Minggu, 11 Oktober 2009

Ringkasan-3 _Meiz Allfarizy (41407010019)

HARMONISA ARUS MESIN INDUKSI

Penyaluran daya listrik yang ideal pada umumnya menggunakan frekuensi tunggal dan konstan serta pada tegangan tertentu. Harmonisa adalah tegangan atau arus yang sinusoidal dengan frekuensi yang merupakan kelipatan dari frekuensi fundamental dari sistem tenaga. Peralatan listrik yang merupakan beban tidak linear, menimbulkan arus yang tidak linear, dan arus ini akan menginterferensi jaringan listrik.

Dalam sistem tenaga listrik dikenal dua jenis beban yaitu beban linear dan beban non linear. Sementara penyaluran daya listrik menggunakan frekuensi tunggal dan konstan serta pada tegangan tertentu, misalnya pada frekuensi 50 hz, 220 volt. Beban linear adalah beban yang memberikan bentuk keluaran linear, artinya daya yang mengalir sebanding dengan impedansi dan perubahan tegangan. Sedangkan beban non linear adalah keluarannya tidak sebanding dengan tegangan, sehingga arus balik melalui kawat netral tidak sama dengan nol.

Penyebab ketidaksempurnaan ini antara lain adalah harmonisa dari peralatan-peralatan pemakai energi listrik, dimana peralatan tersebut mengeluarkan gelombang sendiri dan menginterferensi gelombang fundamental dan amplitudo dari arus maupun tegangan. Harmonisa ini akan menyebabkan gelombang fundamental maupun amplitude terdistorsi. Akibat dari ketidaksempurnaan frekuensi maupun amplitudo berpengaruh pada :

1. Meningkatnya resonansi sistem penyaluran tenaga listrik.
2. Mengurangi efisiensi pembangkitan tenaga dan transmisi serta utilitasnya.
3. Mengurangi umur isolasi dari komponen penyaluran tenaga listrik.
4. Interferensi pada sistem proteksi, peralatan konsumen, saluran telekomunikasi.

Pengujian dilakukan di Laboratorium Sistem Tenaga dan Konversi Energi Listrik Jurusan Teknik Elektro FT UNDIP.





PUSTAKA

Abdul Kadir. (1986). Mesin Tak Serempak. Jambatan, Jakarta.
Annonymous. (2001). Electrical Transient Analysis Program. Power Station User Guide operation Technology. Southern, California.
Arrillaga. J. (1985). Power System Harmonik. John Wiley & Sons. New York.
Fitzgerald. A.E. (1986). Mesin-mesin Listrik. Erlangga, Jakarta.
Johan, L. (2001). On Harmonic Distortion in Power Systems. Chalmers University of Technology, Sweden.
Julian, G.J. (2001). An Investigation of Harmonik Content on Elektrical Netwok, The University of Queensland, Queensland.
Lister. E.C. (1988). Mesin dan Rangkaian Listrik. Erlangga, Jakarta.
M.E. Van Valkenburg. (1988). Analisis Jaringan Listrik. Erlangga, Jakarta.
Wallace, Y.C. (2000). Effects of Power Quality on Personal Computer. University of Queensland, Queensland.
William, H.J. (1982). Rangkaian Listrik. Erlangga, Jakarta


Link : Http://fti.mercubuana.ac.id

Tidak ada komentar:

Posting Komentar