Minggu, 06 Desember 2009

MASALAH RADIASI TEGANGAN TINGGI

Masalah radiasi tegangan tinggi sebenamya sudah sejak lama dipikirkan oleh para ahli, paling tidak semenjak James Clark Maxwell mengumumkan teorinya tentang :A dynamic theory of the electromagnetic field, suatu teori revolusioner tentang pergeseran arus yang diramalkan dapat menimbulkan gelombang elektromagnet yang merambat dengan kecepatan cahaya. Pada waktu teori tersebut diumumkan (tahun 1865) Maxwell belum menyebutnya sebagai suatu radiasi seperti yang kita kenal saat ini.

Secara teoritis elektron yang membawa arus listrik pada jaringan tegangan tinggi akan bergerak lebih cepat bila perbedaan tegangannya makin tinggi. Elektron yang membawa arus listrik pada jaringan interkoneksi dan juga pada jaringan transmisi, akan menyebabkan timbulnya medan magnet maupun medan listrik. Elektron bebas yang terdapat dalam udara di sekitar jaringan tegangan tinggi, akan terpengaruh oleh adanya medan magnet dan medan listrik, sehingga gerakannya akan makin cepat dan hal ini dapat menyebabkan timbulnya ionisasi di udara. Ionisasi dapat terjadi karena elektron sebagai partikel yang bermuatan negatif dalam gerakannya akan bertumbukan dengan molekul-molekul udara sehingga timbul ionisasi berupa ion-ion dan elektron baru. Proses ini akan berjalan terus selama ada arus pada jaringan tegangan tinggi dan akibatnya ion dan elektron akan menjadi berlipat ganda terlebih lagi bila gradien tegangannya cukup tinggi. Udara yang lembab karena adanya pepohon di bawah jaringan tegangan tinggi akan lebih mempercepat terbentuknya pelipatan ion dan elektron yang disebut dengan avalanche.

Berbahayakah Radiasi Tegangan Tinggi itu?

Secara umum setiap bentuk radiasi gelombang elektromagnet dapat berpengaruh terhadap tubuh manusia. Sel-sel tubuh yang mudah membelah adalah bagian yang paling mudah dipengaruhi oleh radiasi. Tubuh yang sebagian besar berupa molekul air, juga mudah mengalami ionisasi oleh radiasi. Seberapa jauh pengaruhnya terhadap tubuh manusia, tergantung pada batas-batas aman yang diizinkan. Sebagai contoh untuk radiasi nuklir yang aman bagi manusia (untuk pekerja radiasi) adalah dosis di bawah 5000 mili Rem per tahun, sedangkan untuk masyarakat umum adalah 10 % dari harga tersebut. Lantas bagaimanakah dengan batasan aman untuk radiasi tegangan tinggi?

Sejauh ini batasan aman untuk radiasi tegangan tinggi masih terus diteliti dan para ahli di seluruh dunia masih belum sampai kepada kata sepakat tentang batasan aman tersebut. Penelitian pengaruh radiasi tegangan tinggi sejauh ini baru diketahui akibatnya terhadap binatang percobaan di laboratorium. Radiasi tegangan tinggi (radiasi elektromagnet) ternyata mempengaruhi sifat kekebalan (imun) tikus-tikus percobaan.

5 komentar:

  1. Rian Ardianto (4147010011)
    Antara medan magnet dan medan listrik mana yang lebih muncul.


    menurut saya hampir bersamaan karena medan magnet listrik muncul karena ada medan magnet.
    dan medan magnet bisa ada karena ad medan listik.

    klo jawaban tepatnya saya kurang tahu, mungkin hanya itu yang saya ketahui.

    BalasHapus
  2. miftah farid (41407010024)
    contoh penyakit yang ditimbulkan radiasi?

    tergantung pada tingkat radiasi tersebut, apabila terlalu tinggi maka dapat mempengaruhi pertumbuhan makhluk hidup yang ad sekitar menara Transmisi. bahkan dapat menyebabkan kelumpuhan.

    BalasHapus
  3. eki hardi saputro (41407010004)
    JELASKAN BAGAIMANA CARA MENENTUKAN BATAS AMAN ?

    dalam masalah ini belum ada kesepakatan bersama antara seluruh negara, jadi belum bisa dipastikan batas aman yang baik berapa.

    BalasHapus
  4. Laura Z.V (41407010003)
    pengaruhnya lebih buruk terhadap manusia jika dbandingkan dengan manusia?

    karena Tubuh manusia yang sebagian besar berupa molekul air, juga mudah mengalami ionisasi oleh radiasi. Seberapa jauh pengaruhnya terhadap tubuh manusia, tergantung pada batas-batas aman yang diizinkan.

    BalasHapus
  5. adakah alat yang bisa mendeteksi adanya radiasi elektromagnetik

    BalasHapus